Dan Hidup Terus Bergulir

masih ada esok, seperti kemarin yang berlalu begitu saja

Cerita 100 kata: Ranjang Berdarah Senin, 4 Juli 2005

Diarsipkan di bawah: Cerita 100 Kata — pangerankucing @ 4:07 am

Angga menatap wanita yang tergolek di depannya. Ia sedang tertidur pulas, dengan senyum kenikmatan masih terlihat dari wajahnya.

Angga teringat kata-kata yang pernah diucapkan wanita itu beberapa bulan yang lalu.

“…Aku sudah tunangan sekarang. Andri melamarku sebulan yang lalu.

… Aku butuh calon suami yang punya masa depan yang jelas.

… aku harus realistis sekarang. Kamu mau ngasih aku makan apa nanti? Cinta? Cinta nggak cukup, Angga!�

“Tidak ada yang boleh meremehkan seorang Angga. Tidak seorang pun, termasuk kamu Diva!� katanya sambil tertawa.

“Setelah keperawananmu berhasil aku renggut, sekarang giliran nyawamu,� kata Angga sambil menarik pelatuk pistol yang digenggamnya.

DOR!

 

3 Responses to “Cerita 100 kata: Ranjang Berdarah”

  1. vivie Says:

    huuaaa .. eyem amat si Angga

  2. anisah Says:

    keterlaluan dasar angga lu itu ga sik tau mau dong lebih kenal kamu


Leave a Reply