Posted by: pangerankucing | Senin, 4 Juli 2005

Cerita 100 kata: Ranjang Berdarah

Angga menatap wanita yang tergolek di depannya. Ia sedang tertidur pulas, dengan senyum kenikmatan masih terlihat dari wajahnya.

Angga teringat kata-kata yang pernah diucapkan wanita itu beberapa bulan yang lalu.

“…Aku sudah tunangan sekarang. Andri melamarku sebulan yang lalu.

… Aku butuh calon suami yang punya masa depan yang jelas.

… aku harus realistis sekarang. Kamu mau ngasih aku makan apa nanti? Cinta? Cinta nggak cukup, Angga!�

“Tidak ada yang boleh meremehkan seorang Angga. Tidak seorang pun, termasuk kamu Diva!� katanya sambil tertawa.

“Setelah keperawananmu berhasil aku renggut, sekarang giliran nyawamu,� kata Angga sambil menarik pelatuk pistol yang digenggamnya.

DOR!

Tanggapan

huuaaa .. eyem amat si Angga

keterlaluan dasar angga lu itu ga sik tau mau dong lebih kenal kamu

Leave a response

Your response:

Kategori